Ternyata Membuat Rekening Baru BRI Simpedes itu Gampang

Akhir bulan Juli kemarin saya membuat rekening tabungan baru di bank BRI. Ada beberapa jenis tabungan yang ditawarkan. Di antaranya BritAma, Simpedes, Haji dan Junio. Pilihan saya jatuh pada tabungan BRI Simpedes. Untuk kemudahan tak lupa pula saya aktifkan fasilitas internet bankingnya.

Syarat untuk membuka tabungan BRI Simpedes perorangan hanya Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan NPWP. Bagi yang tidak memiliki NPWP masih bisa membuat rekening dengan mengisi form pernyataan yang sudah disediakan di sana. Tidak perlu difotokopi, cukup KTP dan NPWP asli saja. Tapi kalau mau membawa fotokopi keduanya juga gak apa-apa buat jaga-jaga kalau diminta yang fotokopian.

Sewaktu melayani saya, CS bank BRI hanya meminta KTP asli untuk difotokopi. Dia tidak meminta NPWP saya, mungkin karena CS sudah hafal betul umumnya orang di daerah saya bekerja sebagai petani pasti tidak punya NPWP 😀

Berbeda dengan pengalaman teman-teman yang katanya mengisi beberapa formulir saat membuat rekening baru, saya sama sekali tidak mengisi formulir apapun. Semua formulir diisi oleh CS bank BRI. Saya hanya ditanya data-data yang akan diisikan dan diminta beberapa tanda tangan. Salut sama CS yang satu ini, baik banget kan?

Baca Juga:  Menonaktifkan SMS Notifikasi Tanpa ke Kantor Cabang BRI

Setelah urusan pengisian formulir selesai, saya disuruh menuju teller untuk setoran awal. Minimal setoran awal rekening BRI Simpedes adalah sebesar 100.000 rupiah. Selesai setor saya kembali ke CS. Pengaktifan kartu ATM dilakukan. Sekalian saya meminta aktivasi SMS banking, mobile banking dan internet banking.

Proses aktivasi SMS banking dan mobile banking berjalan mulus tanpa kendala. Hanya saja saat aktivasi internet banking di aplikasi BRI Mobile selalu gagal sampai 3 kali hingga menyebabkan username terblokir. Padahal di SMS aktivasi berhasil. Saya kira karena jaringan internet hp saya sedang jelek. Melihat masih ada antrian di belakang, akhirnya saya putuskan untuk menyudahi aktivasi yang gagal ini. Dan pulang…

Buku tabungan BRI Simpedes
Buku tabungan dan kartu ATM BRI

4 hari kemudian saya mendatangi bank BRI lagi untuk aktivasi internet banking yang sempat gagal. Tapi Unit Kerja BRI yang saya datangi berbeda dengan yang kemarin. Di sini antriannya cukup banyak. Lumayan ngantuk dan bete menunggu nomor antrian saya dipanggil.

Pengorbanan yang sia-sia. Sudah rela mengantri puluhan nomor, tapi hasilnya sama saja. Aktivasi internet banking di aplikasi BRI Mobile gagal lagi. Aktivasi berkali-kali, username terblokir berkali-kali. Diulang lagi, lagi dan lagi. Hingga akhirnya saya dan si mbak CS menyerah. Saya pulang membawa username yang akan terblokir kalau sampai gagal 1 kali lagi. Rupanya bukan koneksi internet hp saya yang jelek (buktinya jaringan sudah 4G dan buat download ngebut), tapi mungkin ada kendala lain entah dari sistem BRI atau aplikasinya.

Baca Juga:  Cara Membuka Blokir Internet Banking BRI Secara Online Tanpa ke Kantor Cabang

Sepulang dari Unit Kerja BRI, saya mampir ke ATM BRI untuk tarik tunai. Kemudian pulang ke rumah. Sore harinya saya iseng-iseng buka aplikasi BRI Mobile dan mencoba aktivasi internet banking. Hasilnya mengejutkan! lebay Ternyata aktivasi sukses. Mungkin untuk rekening baru harus tarik tunai dulu sebelum aktivasi internet banking di BRI Mobile. Mungkin 🙄

Buat kalian yang ingin membuka rekening dengan KTP luar daerah harus menyertakan surat keterangan domisili sebagai syarat tambahan. Jadi syaratnya ada 3 yaitu KTP, NPWP dan surat keterangan domisili dari kelurahan yang kalian tempati saat ini.

Tentang Marjono 47 Articles
Blogger asal Kebumen. Udah gitu doang.hehe...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*