Pengalaman Menutup Rekening BRI Simpedes, Saldo Jangan Dikuras Dulu!

Buku tabungan BRI Simpedes
Buku tabungan dan kartu ATM BRI

Cara termudah menutup rekening tabungan bank adalah dengan menguras seluruh saldo yang ada, kemudian membiarkannya sampai rekening tertutup secara otomatis oleh sistem. Cara ini bisa dilakukan sendiri tanpa harus datang ke kantor cabang. Sangat cocok buat kamu yang sibuk dan tidak mengharuskan rekening ditutup hari ini juga.

Sebaliknya, bila ingin rekening segera ditutup, nasabah harus datang ke kantor cabang dengan membawa persyaratan yang dibutuhkan.

Karena seminggu yang lalu saya berhasil menutup rekening BRI Simpedes, maka di blog marjono.com ini akan saya tuliskan bagaimana cara menutup rekening BRI Simpedes beserta syarat apa saja yang diperlukan. Jadi, bagi yang sedang mencari informasi tentang hal ini, kamu wajib membaca artikel ini sampai selesai.

Alasan Menutup Rekening

Tahun 2021 ini, saya memiliki 2 rekening BRI. Pertama BRI Simpedes dan yang kedua Britama X. Saya tergiur untuk membuat rekening Britama X karena potongan bulanan yang lebih murah, desain kartu ATM yang keren dan sudah Master Card.

Rekening yang saya miliki hanya untuk menerima pembayaran Google Adsense dan titipan transfer tetangga dari anaknya yang ada di perantauan. Bukan untuk menabung. Artinya, memiliki 2 rekening merupakan suatu pemborosan bagi saya.

Jadi, alasan utama saya ingin tutup rekening BRI Simpedes adalah ganti dengan Britama X. Masih tetap setia sebagai nasabah bank milik negara dong 😂️

Syarat Menutup Rekening BRI Simpedes

  1. KTP,
  2. Buku Tabungan,
  3. Kartu ATM,
  4. Biaya Penutupan Rp. 25.000,- (langsung potong saldo).

Cara Menutup Rekening BRI Simpedes

Untuk menutup rekening, nasabah cukup datang ke kantor cabang BRI, ambil antrian dan temui CS, katakan keperluannya untuk menutup rekening, berikan semua persyaratan, permintaan diproses, selesai dan pulang. Sesimpel itu alurnya, asalkan CS mau langsung menuruti keinginan nasabah.

Tapi yang saya alami kemarin, saya harus dua kali datang ke kantor cabang hanya untuk melakukan penutupan ini. Kedatangan pertama, CS tidak menuruti dengan alasan saldo di rekening Simpedes sudah tersisa 50 ribu, tidak ditutup pun akan tertutup dengan sendirinya setelah beberapa lama dibiarkan kosong tanpa transaksi.

Kemudian CS menambahkan saran, sebaiknya sebar saja nomor rekening baru saya ke orang-orang yang biasa titip transfer. “Kalau ditutup juga akan kena biaya tutup rekening 25 ribu” katanya.

Padahal bukan masalah biaya tutup rekeningnya. Yang saya takutkan adalah akan ada salah transfer ke rekening lama sebelum rekening tersebut tertutup otomatis. Tapi karena malas ngeyel, akhirnya saya pulang dengan rekening yang masih tetap aktif.

3 bulan berlalu, saldo di rekening Simpedes masih tersisa 26 ribu dan hal yang selama ini saya takutkan pun terjadi. Ada yang salah transfer ke rekening lama, padahal bulan sebelumnya dia sudah benar transfer ke rekening baru. Kejadian ini memaksa saya untuk datang ke kantor cabang lagi untuk melakukan tutup rekening. Pokoknya harus!

Pada kedatangan kedua ini, saya menyampaikan alasan tutup rekening karena ada salah transfer, kalau itu sering terjadi mana mungkin bisa tutup rekening secara otomatis seperti yang disarankan CS dulu. Sebenarnya CS masih merayu supaya saya batal menutup rekening, tapi saya tetap memintanya.

Permintaan pun dituruti. Semua saldo rekening Simpedes di transfer ke rekening Britama X milik saya. Hanya tersisa 25 ribu yang nanti akan digunakan sebagai biaya tutup rekening. Setelah semua diproses dan formulir penutupan rekening saya tanda tangani, CS menyerahkan semua persyaratan (termasuk KTP asli) ke Teller dan menyuruh saya duduk di kursi antrian untuk menunggu panggilan.

Tak berapa lama nama sayapun dipanggil. Saya diminta tanda tangan, setelah itu KTP asli di dikembalikan. Dengan begitu proses penutupan rekening Simpedes saya sudah selesai dan pulang.

Kapan rekening akan hilang dari akun BRImo?

Pada hari penutupan, saya masih melihat nomor rekening dengan saldo Rp. 0,- dan masih bisa mengecek mutasi. Selanjutnya pada hari kedua, nomor rekening masih terlihat dengan tulisan Rekening sudah ditutup di bawahnya dan sudah tidak bisa cek mutasi. Pada hari ketiga, rekening yang ditutup sudah tak terlihat lagi dan hanya ada nomor rekening yang masih aktif.

Sebuah Tips

Kamu yang ingin menutup rekening di kantor cabang, saya sarankan jangan menguras saldo tabungan terlebih dahulu. Biarkan CS yang membantu. Sebab jika saldo tinggal 50 ribu, kemungkinan CS akan mengatakan “Saldo tinggal 50 ribu, biarkan saja nanti juga tertutup sendiri, Pak/Bu.” Tidak hanya saya, kakak saya yang di perantauanpun diberi wejangan seperti itu saat mau menutup rekeningnya.

Demikian pengalaman saya saat menutup rekening tabungan BRI Simpedes. Semoga bermanfaat! Bila ada sesuatu yang kurang jelas, jangan sungkan untuk menuliskan pertanyaanmu pada kolom komentar untuk kita diskusikan bersama.

Tentang Marjono 25 Articles
Hai kamu! Terima kasih telah berkunjung ke blog yang sederhana ini. Jangan lupa follow juga akun media sosial saya di bawah ini:

4 Comments

  1. Saya sudah 2 hari, di brimo rekening sudah ditutup tapi masih bisa cek mutasi, apa masih normal kalo gtu?

  2. Kak tanya, jadi sisa saldo kita direkening yg akan ditutup bisa di transfer ke rekening bri kita yg lain?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*