Jaringan 4G Xiaomi Redmi 3 Pro Aman dengan LineageOS Android Nougat

Waktu berjalan begitu cepat. Tak terasa kini kita telah berada di hari kedua bulan Desember. Itu artinya sudah 3 bulan lamanya saya menggunakan custom rom LineageOS 14.1 di Xiaomi Redmi 3 Pro (Prime) saya. Custom rom yang dibekali dengan versi android Nougat 7.1.2 ini mampu membuat saya nyaman, sehingga saya tak perlu mencari pengganti yang lain.

Pada artikel sebelumnya sudah tertulis apa alasan saya beralih ke custom rom. Di sana juga tertulis persyaratan beserta cara penginstalan custom rom LineageOS melalui TWRP Recovery. Bagi yang belum membacanya silahkan baca dulu artikel ini Menginstal LineageOS Android Nougat di Xiaomi Redmi 3 Pro.

Sesuai janji yang ada di artikel tersebut, sekarang saya akan mengulas sedikit tentang LineageOS 14.1 yang telah beberapa bulan berjalan di Xiaomi Redmi 3 Pro saya. Ya, ulasan yang ala kadarnya menurut versi saya pribadi. Tentunya yang akan diulas hanya sebatas fitur yang sering digunakan untuk menunjang aktivitas saya sehari-hari.

Antarmuka

LineageOS menyertakan launcher Trebuchet sebagai aplikasi Beranda bawaan yang menurut saya tampilan layar beranda dan menu aplikasi pada drawer sangatlah standar. Seperti launcher lain pada umumnya, di layar beranda kita bisa menambahkan berbagai macam widget dan shortcut aplikasi favorit.

Sedangkan pada drawer, menu aplikasi tersaji berurutan dari A hingga Z sesuai abjad pertama pada nama masing-masing aplikasi. Ada 2 pilihan gaya tampilan drawer di sini. Yang pertama gaya drawer Kompak yaitu daftar aplikasi tercampur menjadi satu dan disusun sesuai urutan abjad. Sedangkan yang kedua adalah gaya drawer Bagian yaitu daftar aplikasi dikelompokkan berdasarkan huruf awal yang sama.

tampilan menu pada LineageOS
Tampilan drawer LineageOS

Dari segi tampilan, sebenarnya launcher bawaan ini sudah cukup bagus. Tapi saya pribadi masih kurang suka sehingga saya gantikan dengan Smart Launcher yang menurut saya lebih sederhana dan elegan. Selain itu Smart Launcher juga kaya akan fitur tambahan.

Jaringan 4G LTE

Tak bisa digunakannya jaringan 4G LTE pada Xiaomi Redmi 3 Pro adalah satu hal yang banyak dikeluhkan para penggunanya, termasuk saya. Itu karena jaringan 4G LTE pada stock rom MIUI Redmi 3 Pro (juga Redmi 3 seri yang lain) diblok lantaran tidak memenuhi aturan TKDN dari pemerintah. Sehingga meskipun spesifikasi asli sudah jaringan 4G terpaksa harus masuk ke Indonesia secara resmi tanpa menggunakan embel-embel 4G.

Kabar baiknya, dengan custom rom LineageOS 14.1 jaringan 4G LTE di Xiaomi Redmi 3 Pro aman. Setelah menginstal custom rom ini kita langsung bisa menggunakan jaringan 4G tanpa harus mengoprek atau melakukan fix 4G. Di setelan jenis jaringan yang dipilih sudah muncul pilihan LTE. Kita bisa berinternet dengan kecepatan 4G di kedua slot kartu, baik SIM1 maupun SIM2.

pilihan jaringan LTE pada LineageOS
Pilijan jaringan LTE pada LineageOS

Kamera

Sebagai seorang yang hobi berfoto, saya melihat adanya penurunan kualitas pada gambar hasil tangkapan aplikasi kamera bawaan LineageOS jika dibanding dengan kamera MIUI. Fitur dan pengaturannya pun terbatas. Jadi untuk fungsi yang satu ini saya gantikan dengan aplikasi kamera dari pihak ketiga yaitu Cameringo+.

Baca Juga:  Jangan Gagal Paham Dengan Tarif Panggilan WhatsApp

Fingerprint

Sensor sidik jari atau fingerprint di LineageOS 14.1 berfungsi dengan sangat baik pada Xiaomi Redmi 3 Pro. Mulanya, ketika masih menggunakan stock rom yang mentok di android Lollipop 5.1 fungsi sensor fingerprint ini hanya sebatas pembuka kunci layar saja. Padahal saya berharap bisa menggunakan fingerprint sebagai pengganti username dan password untuk masuk ke berbagai aplikasi seperti Paypal, Permata Mobile, Bareksa, Unitedtronik dan masih banyak lagi.

Pada beberapa aplikasi seperti yang saya sebutkan di atas memang ada fitur log in dengan fingerprint. Namun fitur itu membutuhkan versi android Marshmallow 6.0 atau yang lebih baru. Benar saja, setelah menggunakan LineageOS 14.1 dengan versi android Nougat 7.1.2 fitur log in dengan fingerprint muncul setiap kali akan masuk ke aplikasi-aplikasi tersebut.

Notifikasi bar

Ada satu fitur yang sangat saya suka di LineageOS 14.1 yaitu merespon langsung dari notifikasi bar (memang fitur dasar android N). Misal ada pesan Whatsapp, kita bisa membalas atau sekedar menandai sebagai telah dibaca secara langsung dari notifikasi bar tanpa harus membuka aplikasi. Semua isi pesan (kecuali percakapan grup ±3 pesan) juga bisa dibaca melalui notifikasi bar tanpa mengubah status menjadi sudah dibaca dan yang pasti tanpa terlihat online. Tak hanya untuk Whatsapp, fitur ini juga berlaku untuk aplikasi perpesanan lain.

Split screen

Fitur menarik berikutnya dari LineageOS adalah split screen yang memungkinkan kita untuk menjalankan 2 aplikasi secara bersamaan dalam 1 layar. Misalnya kita bisa membuka Maps sambil browsing menggunakan Chrome. Cara penggunaanya:

  • buka kedua aplikasi
  • tekan recent aplikasi
  • tekan dan tahan Maps kemudian seret/geser ke bagian atas layar hingga nangkring di setengah layar android kita
  • di setengah layar kedua, tekan Chrome
  • untuk menonaktifkan split screen cukup tekan dan tahan garis pembatas kemudian geser ke bawah.

Yang perlu kamu ketahui adalah tidak semua aplikasi mendukung fitur split screen. Nanti akan ada tulisan Aplikasi tidak mendukung layar terpisah pada aplikasi-aplikasi tersebut.

Baca Juga:  Cara Mudah Membuat Channel Youtube Baru Melalui HP Android

Baterai

Untuk ukuran saya yang hampir setiap waktu memegang hp dan memainkannya, baterai 100% habis dalam estimasi waktu ±15 jam sudah bisa dibilang irit. Apalagi saya sering menyalakan hotspot untuk berbagi koneksi internet dengan laptop, sudah cukup irit menurut saya.

Penggunaan baterai pada LineageOS
Grafik penggunaan baterai LineageOS

Update sistem OTA

Hampir setiap minggu LineageOS di Xiaomi Redmi 3 Pro mendapat pembaruan sistem OTA (over the air). Akan ada pemberitahuan di notifikasi bar jika ada pembaruan sistem terbaru. Kita juga bisa langsung mengecek, mengunduh dan menginstal pembaruan sistem dari Setelan, Tentang ponsel, Pembaruan LineageOS. Penginstalan akan otomatis masuk ke recovery mode.

Aplikasi perbankan

Agak menyimpang dari fitur-fitur yang dibawa oleh LineageOS, poin penting yang satu ini pasti banyak yang menggunakan. Ya, aplikasi perbankan. Biasanya aplikasi mobile dari bank yang kita gunakan tidak mau berjalan di sistem operasi yang telah dimodifikasi. Karena hal ini, saya harus berfikir panjang sebelum akhirnya memutuskan untuk menginstal custom rom LineageOS. Ketakutan saya akan aplikasi perbankan tidak bisa digunakan di LineageOS telah terkalahkan dengan keyakinan “apa salahnya mencoba” 😀

Saya pengguna aplikasi BRI Mobile dan Permata Mobile. Kedua aplikasi ini bisa digunakan dan berjalan sewajarnya di LineageOS. Ternyata yang dimaksud sistem operasi modifikasi adalah android yang sudah di-root bukan custom rom yang menggantikan oleh stock rom. Jadi, selama custom rom tidak dibuka akses root-nya maka aplikasi perbankan akan bisa digunakan secara normal. Saya rasa Mandiri Online, BNI Mobile Banking, dan aplikasi perbankan lainnya juga sama. Begitupun dengan aplikasi Paypal bisa digunakan dengan baik.

Kekurangan yang masih menjadi unek-unek

Antarmuka LineageOS yang begitu standar dan penurunan kualitas gambar hasil jepretan kamera bawaan tidak begitu saya persoalkan. Tapi saya jadi kurang nyaman ketika menerima telepon biasa (bukan telepon via Whatsapp atau aplikasi sejenis) karena suara kita akan terdengar lirih/kecil meski sudah berbicara dekat dengan hp. Hal ini memaksa saya untuk menggunakan headset saat telepon agar suara terdengar jelas oleh lawan bicara.

Mohon maaf untuk gamers

Berhubung bukan seorang yang hobi main game, saya tidak bisa memberikan review tentang performa LineageOS saat digunakan untuk nge-game. Sebenarnya banyak yang bertanya apakah custom rom LineageOS cocok atau tidak, ngelag atau tidak ketika digunakan untuk bermain Mobile Legend dan PUBG. Tapi apalah dayaku yang hanya punya game Clash of Clan dan itupun jarang dibuka untuk dimainkan.

Tentang Marjono 48 Articles
Blogger asal Kebumen. Udah gitu doang.hehe...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*