Curug Sindaro, Keindahan Air Terjun Bertingkat di Kebumen

Kabupaten Kebumen memiliki banyak destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Tak hanya deretan wisata pantai di sepanjang pesisir selatan, Kebumen juga mempunyai bermacam wisata di dataran tinggi. Salah satunya adalah Wisata Alam Curug Sindaro.

Curug Sindaro, Kebumen

Curug Sindaro merupakan salah satu geosite di Kawasan Geopark Karangsambung-Karangbolong. Berada di Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung, berjarak ±25 km ke arah utara dari pusat kota Kebumen. Bagi yang dari Kota Kebumen/Purworejo, rute termudah untuk menuju kesana adalah melalui pasar Sruni. Ikuti saja Google Maps, dari pasar Sruni tinggal ke arah utara ±15 km.

Jika menggunakan jalur tersebut, kondisi jalan yang dilalui sudah cukup baik. Semua sudah aspal dan beton. Hanya ada beberapa puluh meter saja yang rusak dan berlubang, namun masih memungkinkan untuk dilalui kendaraan roda dua ataupun roda empat.

Di perjalanan ada satu hal yang membuat saya terkagum. Rupanya Wadasmalang sudah terlihat seperti perkotaan meski berada di pegunungan yang jauh dari pusat kabupaten. Saya melihat rumah/bangunan berjejer-jejer di kanan kiri jalan beton yang luas dengan tanjakan yang cukup tinggi. Sepertinya disitu memang kawasan padat penduduk. Pemandangannya mengingatkan saya pada suasana Bogor. Ya! Walaupun kendaraan yang lalu lalang di Wadasmalang tak seramai di Bogor.

Memasuki kawasan wisata, kita akan menjumpai sebuah gapura/tugu bertuliskan SELAMAT DATANG KAWASAN WISATA CURUG SINDARO DESA WADASMALANG. Jangan senang dulu! Itu masih belum sampai. Kita masih harus memacu kendaraan agak jauh untuk sampai ke pintu masuknya.

Tersedia lahan parkir yang cukup luas untuk memarkir kendaraan para pengunjung. Letaknya ±10 meter dari pintu masuk. Tarif parkir sepeda motor 2.000 rupiah, sedangkan untuk parkir mobil saya lupa menanyakannya 😀 Khusus buat para goweser, sepeda boleh masuk sampai air terjun. Lumayan bisa foto bareng sepeda kesayangan kamu di sana 🙂

Pintu masuk Curug Sindaro

Tiket masuk bisa didapat dengan harga Rp. 5.000,-/orang di pintu masuk. Kemudian dari pintu masuk kita harus berjalan kaki menyusuri kebun kopi dan hutan jati, menuruni beberapa puluh/ratus anak tangga agar sampai di air terjun. Hati-hati licin! Terutama bila berkunjung di musim penghujan, lumut banyak tumbuh di anak tangga.

Anak tangga menuju Curug Sindaro

Kurang lebih 10 menit perjalanan santai, sampailah kita pada tujuan utama. Curug Sindaro. Curug bertingkat yang memiliki ketinggian 17 meter (berdasarkan info di pintu masuk). Pemandangan alam yang begitu indah membuat setiap orang yang berkunjung tak terlewat untuk mengabadikan dengan kameranya.

Mengunjungi wisata air kurang afdol rasanya jika belum bermain-main dengan air. Banyak pengunjung yang sengaja membawa pakaian ganti agar bisa puas membasahi diri di Curug Sindaro ini. Termasuk saya salah satunya 😀 Hal ini cukup aman dilakukan, tapi bagi yang membawa anak-anak harus tetap diawasi.

Tersedia 2 kamar mandi yang cukup bersih di dalam tempat wisata ini. Waktu saya berkunjung, tidak ada pungutan bagi siapa saja yang menggunakannya. Lain cerita kalau ternyata ada yang dimintai, kamu bisa menceritakannya pada kolom komentar di bawah artikel ini.

Bagi yang ingin berwisata ke Curug Sindaro saya sarankan pada musim penghujan saja. Sebab debit air yang turun sangat tinggi, yang membuat sebagian besar batu tertutup oleh aliran air. Asli ini keren banget! Berbeda dengan musim kemarau, sebagian besar batu akan nampak kering karena air yang turun sedikit, hanya aliran kecil saja.

Yang tidak kalah penting adalah berkunjunglah pada saat hari benar-benar cerah. Asal kamu tahu, sehabis hujan atau saat hujan turun, jalan menuju Curug Sindaro banyak yang licin karena tertutup oleh tanah merah yang dibawa oleh air hujan. Jadi tetap utamakan keselamatan! 🙂

Tentang Marjono 24 Articles
Hai kamu! Terima kasih telah berkunjung ke blog yang sederhana ini. Jangan lupa follow juga akun media sosial saya di bawah ini:

2 Comments

  1. Lanjutkan,tubing rahayu monggo d exspos boooos,.. wisata alam pegunungan dan rasakan sensasi arung jeram

Tinggalkan Balasan ke Marjono Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*